Bundling Jangan Remehkan Kata-Kata dan Every Word You Cannot Say BD-143

Rp239.000

Kutipan Pemikiran Anies Baswedan yang Menggerakkan

Group              : Non-Fiction

Departement : Self Improvement

Class                : Inspiration

Subclass         : Inspiration

Penyusun       : Muhammad Husnil, M. Chozin Amirullah

Penyunting    : Abdul Rahman Ma’mun, Luqman Hakim Arifin

Ukuran           : 12 x 18 cm

Halaman        : 208 halaman

Cetakan          : I, Agustus 2022

ISBN               : 978-623-6083-38-3

Penerbit         : Renebook

 

Every Word You Cannot Say

Tentang Memaafkan dan Mencintai Diri Sendiri

Penulis             : Iain S. Thomas

Ukuran            : 13 x 19 cm

Halaman         : 228

Cetakan           : I, Maret 2022

ISBN                : 978-623-6083-30-7

Penerbit          : Renebook

Genre             : Self-Improvement (Cls. Self-Help;  Sub. Self-Help)

Cover              : Hard Cover

logo renebook

Jangan Remehkan Kata-Kata Kutipan Pemikiran Anies Baswedan yang Menggerakkan

Jangan Remehkan Kata-Kata

Kutipan Pemikiran Anies Baswedan yang Menggerakkan

Sosok Anies Baswedan sangat lekat dengan kata-kata yang menggerakan banyak orang. Di tangan Anies kata-kata tak sekadar menjadi jargon. Ia berbuah dan mewujud menjadi beragam karya. Ungkapan Anies pada berbagai kesempatan terbukti nyata. Jangan pernah remehkan gagasan, jangan pernah meremehkan kata-kata.

Sebagian kita sering menganggap kata-kata tidak penting. Padahal, setiap kata punya konsekuensi tindakan yang berbeda. Karya tanpa gagasan tidak akan memiliki makna. Jangan sampai karya, karya, dan karya, tetapi tidak ada gagasan dan kata dibaliknya.

Buku ini berisi kumpulan kata yang pernah Anies Baswedan ucapkan di podium maupun tulisannya yang menggerakkan banyak orang. Inilah kata-kata yang Anies sampaikan dan turut mengubah perjalanan Indonesia sekarang.

Tentang Buku

Kumpulan kata-kata yang disampaikan oleh Anies Baswedan. Gagasan yang diutarakan melalui kata-kata terbukti menggerakkan dan menggugah. Tema kutipan acak dan sesuai pada pikiran dan perasaan saat itu, tetapi berkesan dan mendalam.

Keunggulan Buku

  • Berisi kata-kata dan gagasan yang terbukti
  • Sampul dan isi eksklusif; hard cover dan full
  • Ukuran disesuaikan agar ringan dibawa ke mana pun (handy).
  • Pilihan terbaik untuk para pemuda/i yang sedang mengalami quarter-life-
  • Motivasi generasi muda untuk mewujudkan mimpi dan

Nilai Personal Skill yang Diajarkan Buku ini

  • Berani menghadapi tantangan
  • Berani bermimpi setinggi mungkin
  • Gigih dan pantang menyerah
  • Kritis terhadap persoalan penting
  • Cinta pada bangsa dan tanah air
  • Menjunjung integritas dan kejujuran

Kutipan Buku

  1. Lebih baik menyalakan lilin, daripada mengutuk
  2. Karakter bukan diajarkan lewat teori dan Karakter ditularkan melalui keteladanan dengan contoh nyata.
  3. Lokasi lahir boleh di mana saja, tapi lokasi mimpi harus di
  4. Kemenangan itu bukan ditandai dengan Kemenangan itu ditandai dengan baiknya kelakuan.
  5. Baris kata yang diungkap dengan hati dan sepenuh hati bisa terhapus dari mata, tapi tak bisa dihapus dari ingatan.
  6. Relawan tak dibayar bukan karena tak bernilai, tapi karena tak
  7. Bukan I love you full, tapi katakanlah I love you almost full. Berikan ruang untuk cinta bertumbuh; berikan kesempatan cinta untuk berkembang.
  8. Kutukan hanya bisa memuaskan panas hati, tetapi tidak menyelesaikan
  9. Pemimpin dan pemimpi bedanya di huruf “N”, “N”-nya adalah
  10. Yang kita punya hanyalah nama baik, jagalah baik-baik.

 

Every Word You Cannot Say

EVERY WORD YOU CANNOT SAY

Aku menunjuk ke hatimu, dirimu, dan kata apa pun yang kamu butuhkan, ada di sini selama ini.

Terkadang, ada perkataan yang sulit untuk dikatakan, karena mungkin takut akan menyakiti perasaan seseorang atau karena berpikir apa yang dikatakan dirasa tidak penting. Bahkan, terkadang sulit rasanya untuk mengagumi sesuatu ketika orang tidak melihat apa yang kamu lihat, atau segan mengeluh sakit.

Kamu pasti tahu, kata-kata yang tak terucap ini akan semakin menyakitkan bila selalu terpendam. Akan terasa semakin sakit bila mereka tidak mengetahui apa yang kamu rasakan.

Karena kita adalah manusia, dan yang paling dekat dengan kita untuk menunjukkan siapa kita sebenarnya, dan bagaimana kita mencintai, adalah dengan kata-kata.

“Baca buku ini segera! Ini benar-benar memberimu ruang untuk merasakan dan mengevaluasi kembali hidupmu dengan cara terbaik.”

—Amazon

 

Mengapa buku ini wajib kamu miliki?

  • Panduan terbaik untuk memaafkan serta mencintai diri sendiri.
  • Setiap halaman dalam buku ini tidak luput dari ilustrasi.
  • Disusun dengan tipografi dengan konsep random dan terkesan menyentuh, hangat, personal, dan dalam.
  • Menjadi kawan yang menyenangkan untuk menenangkan ataupun mengobati kembali jiwa dan pikiran.
  • Membantumu menerima kekurangan dalam diri

Buku ini cocok untukmu yang sedang:

  • Butuh motivasi, sedang mencari jati diri, atau ingin menjawab keraguan dalam diri.
  • Untukmu yang suka overthinking, sering merasa insecure, dan merasa anxiety.
  • Bersedih, ragu, patah, menunggu, bertahan, bangkit, bingung, atau segala dinamika kehidupan lainnya.
  • Merasa sendiri dan tidak memiliki teman cerita.

 

Penulis:

Iain S. Thomas

Lahir di apartheid Afrika Selatan. Dia menulis buku pertamanya, Ignite, pada usia 23 tahun untuk toko pakaian Markham. Dan memenangkan Grand Prix di First Paper House Art Of Design Awards yang merupakan satu-satunya hadiah kerajinan yang diberikan tahun itu, dalam kategori desain, di penghargaan desain/periklanan nasional (The Loeries).

Pada tahun 2009, sebagai penulis proyek seni/fotografi “I Wrote This For You”, terpilih sebagai salah satu dari 5 finalis teratas di dunia dalam kategori “Best Blogger To Follow” di mashable.com.

Proyek tersebut, yang telah terbukti sangat populer di seluruh dunia dan kemudian menjadi buku terlaris, juga memberinya banyak peluang menarik, termasuk undangan makan malam dengan Duta Besar AS untuk Afrika Selatan, Donald Gipps sebagai konsultan pengembangan digital. di Afrika Selatan, dan talk show di TEDx Johannesburg.

Melalui proyek tersebut, dia juga dapat mengirimkan skateboard ke Uganda Skateboard Union atas nama Stacy Peralta, direktur Dogtown And Z-Boys dan Riding Giants dan sebelumnya sebagai konsultan kreatif untuk Brian Wayne Transeau atau “BT” (yang kolaborator sebelumnya termasuk Peter Gabriel, Britney Spears, Justin Timberlake dan David Bowie, antara lain) di album terakhirnya, If The Stars Are Eternal, So Are You And I.

Karyanya telah memenangkan berbagai penghargaan lokal dan internasional dan dapat ditemukan di Communication Arts, Design Indaba Magazine, Ad Vantage Magazine, bestadsontv.com, Contagious Magazine, Archive, The University of Pretoria’s Permanent Design Collection, X-ings: Shaping Culture Through Design Pameran, Galeri Komunikasi Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa, TEDx, Majalah Heso (Jepang) dan http://www.inpursuitofelelegance.com

Iain kini tinggal di Cape Town bersama istri, putrinya, dan peliharaannya. Saat tidak sedang menulis, menggambar, atau bekerja, ia menghabiskan waktu bersama keluarganya di alam terbuka di kota tempat tinggalnya.

Kini ia telah menerbitkan 10 buku dan 2 puisi pendek. I Wrote This For You and Only You, I Wrote This For You: Just the Words, dan I Wrote This For You. Buku Iainnya Every Word You Cannot Say, 25 Love Poems to the NSA, dan Who You Were Before You Were You.

 

 

Quotes:

 

  • Mungkin untuk berdamai dengan dunia, kamu harus berdamai dengan diri sendiri.
  • Kebaikan bukanlah mata uang, dan jika kamu memperlakukannya seperti itu, maka itu bukanlah kebaikan.
  • Aku hanya butuh waktu, tidak hatimu, tidak hidupmu. Hanya waktumu.
  • Percayalah padaku ketika aku mengatakan aku mencintaimu bagaikan cahaya di musim gugur mencintai dedaunan, bagaikan ombak mencintai pasir, bagaikan kebaikan mencintai keburukan, bagaikan segala yang bisa kita lakukan satu sama lain.

 

Pendapat Mereka tentang Every Word You Cannot Say

 

“Baca buku ini segera! Ini benar-benar memberimu ruang untuk merasakan dan mengevaluasi kembali hidupmu dengan cara terbaik.”

Amazon

 

Merasa seperti sedang terapi. Pesan di baliknya menunjukkan tidak apa-apa untuk menjadi diri sendiri. Juga untuk memahami bahwa tidak apa-apa untuk berbagi perasaanmu bahkan jika kamu takut kata-katamu akan menyakiti orang lain. Buku ini mengajari saya bahwa tidak apa-apa memaafkan orang yang telah berbuat salah pada kita, karena satu-satunya yang akan terus menyakiti adalah diri kita sendiri. Buku ini direkomendasikan untukmu yang menyukai puisi dan sedang mencari jati diri.

—Goodreads

 

“Every Word You Cannot Say ditulis dalam format puisi, tetapi tidak seperti puisi berirama. Buku ini membuat semua orang terhubung, dan membuat pembacanya menangis. Buku self-help terfavorit!”

—Little Library

 

“Kalau kamu mencari buku yang bisa mengungkapkan isi hatimu atau bingung mau mengatakannya seperti apa, buku ini sangat direkomendasikan untuk kamu baca! Buku ini sangat relate dan sampai membuatku terhanyut dalam kata-katanya.”

—Jessica Veranda, Personil JKT 48 (sumber: IGS jcvrnd19)

 

“Every Words You Cannot Say memberikan efek healing alias menyembuhkan karena seperti dapat validasi atas pikiran-pikiran yang berseliweran di kepala yang tidak  bisa aku ucapkan secara lantang.”

Kanaya Sophia, Bookstagram

 

Informasi Tambahan

Berat 900 g
Dimensi 4 × 13 × 19 cm

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Bundling Jangan Remehkan Kata-Kata dan Every Word You Cannot Say BD-143”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga suka…

Open chat
1
Hi Kak, dengan Admin disini.
Buku Bundling Jangan Remehkan Kata-Kata dan Every Word You Cannot Say BD-143 ini bisa menjadi milik anda hanya dengan harga Rp239.000
Bila ada yang ingin ditanyakan, silahkan menghubungi kami. Terimakasih