UNBOSS: Bagaimana Seharusnya Kita Memimpin di Era Digital

Rp120.000

Penyusun                    : Lars Kolind & Jacob Botter

Ukuran                        : 15 x 23 cm

Halaman                     : 416 halaman

Cetakan                       : Juni 2017

No. ISBN                    : 978-602-1201-37-4

Stok 259

logo renebook

UNBOSS: Bagaimana Seharusnya Kita Memimpin di Era Digital

Apakah gaya kepemimpinan lama masih tepat digunakan di zaman digital ini? Buku Unboss menjawabnya dengan amat tegas: Tidak! Generasi sekarang, entah disebut generasi digital atau milenial, membutuhkan jenis kepemimpinan baru yang sesuai dengan mereka dan dunianya.

Unboss adalah jawaban bagi generasi digital ini.

Sebuah perusahaan tak lagi bisa dijalankan dalam hierarki yang kaku. Mindset bos-karyawan diganti menjadi relasi setara. Lokasi kerja tak lagi terpatok oleh kungkungan geografis. Tujuan perusahaan pun tak semata-mata mencapai laba sebesar-besarnya, tapi mewujudkan visi sosial yang manfaatnya luas bagi publik. Rantai birokrasi dan manajemen organisasi yang berbelit dipupus demi efektivitas kerja.

Unboss adalah konsep kepemimpinan baru dalam cara bekerja dan berorganisasi kia, agar relevan dengan kebutuhan zaman. Di mana pun dan kapan pun Anda memulai, buku ini adalah pintu masuk yang pas untuk mendapatkan ide-ide inovatif yang mengejutkan, radikal sekaligus bisa mengadaptasikan organisasi atau perusahaan Anda dalam perspektif generasi milenial.

Ditulis secara kolaboratif, buku Unboss ini sangat cocok dan penting bagi para visioner, pemimpin dan calon pemimpin, para penggerak perubahan, para direktur, dan manajer perusahaan. Selamat meng-unboss!

ISI BUKU INI:

  • Menjelaskan konsep kepemimpinan baru, yaitu Unboss.
  • Konsep Unboss ini membalik paradigma lama tentang bisnis dan manajemen. Misalnya, tujuan dari sebuah bisnis selayaknya bukanlah soal laba sebesar-besarnya, tapi visi sosial dan kontribusinya terhadap masyarakat.
  • Unboss adalah sebuah gerakan, bukan hanya perspektif baru, yang cocok diterapkan untuk generasi milenial saat ini. Kolaborasi, misalnya, menurut konsep Unboss lebih penting dari kompetisi.
  • Perusahaan atau organisasi yang menerapkan konsep Unboss terbukti lebih cepat berkembang dan mampu menjawab tantangan zaman, misalnya, Wikipedia, Google, LEGO, Twitter dan Pramuka.
  • Buku ini juga mengenalkan konsep kecerdasan yang baru, yaitu kecerdasan berjejaring (NQ, Network Quotient).
  • Buku ini ditulis secara kolaboratif, dengan melibatkan lebih dari 100 orang kontributor.
  • Semua royalti dari buku ini disumbangkan kepada Gerakan Pramuka Sedunia (WOSM)

Tentang Penulis:

Lars Kolind, 66, baru saja pensiun sebagai Group Chairman di Grundfos, sebuah perusahaan dengan pendapatan €3 miliar, dan pabrikan pompa air terbesar di dunia. Lars seorang imigran digital. Dia membuka jalan untuk pemakaian teknologi informasi ketika dia mendirikan organisasi pertama di dunia yang benar-benar berbasis pengetahuan dan nirkertas, Oticon, pada 1991.

Oticon menjadi pemimpin global di bidangnya (alat bantu dengar), dan perubahan yang Kolind gagas menjadi contoh bisnis yang paling banyak dikutip selama 1990-an. Pada 1998 dia melanjutkan langkah dan menjadi seorang wiraswasta serial. Dia terlibat dalam mendirikan lebih dari 25 perusahaan dan organisasi baru. Kolind adalah profesor luar biasa di Aarhus University, dan buku terakhirnya, The Second Cycle: From Bureaucracy to Growth, menjadi buku bisnis Denmark terlaris sepanjang masa. Buku ini diterbitkan oleh Wharton School Publishing, University of Pennsylvania, dan sudah dicetak dalam delapan bahasa. Kolind adalah mantan ketua World Scout Foundation dan anggota World Scout Committee. Dia duduk dalam dewan komisaris beberapa perusahaan dan organisasi, termasuk Wemind A/S.

Jacob Bøtter, 26, adalah salah satu mitra pendiri di Wemind A/S, sebuah think tank dan perusahaan konsultan Denmark. Layanan Wemind mencakup memberikan konsultasi kepada perusahaan dan organisasi di Denmark dan mancanegara tentang pemanfaatan media sosial. Jacob adalah seorang pribumi digital. Dia termasuk blogger pertama di Denmark. Sebelum menginjak usia 18 tahun, dia sudah membangun sebuah studio desain maya, yang terdiri atas 250 desainer di 50 negara. Pada 2005, dia mendirikan Wemind untuk membuka jalan bagi pemakaian media sosial dalam bisnis dan sektor publik. Dia pernah menjadi konsultan bagi dua perdana menteri dan lebih dari 100 perusahaan dan lembaga publik, dan dia juga seorang profesor madya di IT University di Kopenhagen. Pada 2010 dia memperkenalkan konsep NQ (kecerdasan berjejaring) dengan bukunya, NQ: Involvement with Social Media. Buku ini dengan cepat menjadi buku terlaris. Jacob sering diminta menjadi pembicara dalam berbagai acara di seluruh dunia.

Stok 259

Informasi Tambahan

Berat 433 g
Dimensi 15 × 23 cm
Penulis

Lars Kolind & Jacob Botter

Penerbit

Renebook

ISBN

978-602-1201-37-4

Ukuran

15 x 23 cm

Halaman

416

Terbit

Juni 2017

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “UNBOSS: Bagaimana Seharusnya Kita Memimpin di Era Digital”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Designed by

best down free | web phu nu so | toc dep 2017