Versi Ringkas 48 Laws of Power

Rp95.000

Penulis

Robert Greene

Penerjemah

Nadya Andwiani

Penyunting

Sakti Ramadhan

Cetakan

Mei 2024

Cover

Soft Cover

Halaman

274

ISBN

978-623-6083-85-7

ISBN 978-623-6083-81-9-1-1 Genre Buku Tags , ,
Dapatkan buku ini di:

Dapatkan juga di marketplace:

Bisa Juga Didapat di Gerai-Gerai Berikut:

Informasi Buku

SEBUAH BUKU BESTSELLER UNTUK ANDA YANG MENGINGINKAN KEKUASAAN, MENGAMATI KEKUASAAN, ATAU INGIN MEMPERSENJATAI DIRI MELAWAN KEKUASAAN.

“Buku ini membantu Anda menyusun rencana menuju puncak kekuasaan.” —Daily Express

Karya cemerlang ini menyaring tiga ribu tahun sejarah kekuasaan menjadi 48 Hukum yang relevan sepanjang zaman. Sebuah karya referensial yang layak dibaca dan dimiliki.

Penulis telah menyusun garis besar hukum kekuasaan secara tajam, menggabungkan filsafat Machiavelli, Sun-tzu, Carl von Clausewitz, dan banyak pemikir besar lainnya. Berhati-hatilah karena KEKUASAAN tanpa KEBIJAKSANAAN akan berujung pada KEHANCURAN.

“Namun jangan ditelan mentah-mentah. Nanti kalau muncul seorang pemimpin
seperti gambaran Robert Greene, kita tidak akan bisa membaca buku seperti ini

lagi.” Versi Ringkas 48 Laws of Power— A. Setyo Wibowo, Pengajar Filsafat di STF Driyarkara

Sinopsis

Versi Ringkas 48 Laws of Power karya Robert Greene adalah buku versi ringkas dari buku 48 Laws of Power. Buku ini mengajarkan kita tentang apa itu kekuasaan, bagaimana cara memperolehnya, bagaimana cara mempertahankan diri dari kekuasaan orang lain, dan yang terpenting bagaimana cara memanfaatkan dan mempertahankan kekuasaan yang diperoleh. Oleh karena itu, buku ini dapat dijadikan sebagai pegangan tentang seni muslihat. Dengan mempelajari hukum-hukum di dalam buku ini, pembaca akan memahami kekuasaan serta sifat-sifatnya.

Buku ini juga dapat memberikan pengetahuan kepada pembaca agar dapat berkembang pesat di dunia modern, tampil sebagai teladan kepatutan, serta mengetahui bagaimana sifat manipulator yang ulung. Penulis juga telah menyaring tiga ribu tahun sejarah kekuasaan ke dalam 48 Hukum yang relevan sepanjang zaman dengan mengambil dari filosofi Machiavelli, Arthur Schopenhauer, Han Fei Tzu, Kautilya, Sun Tzu, Carl Von Clausewitz, dan banyak tokoh lainnya.

Daftar Isi
Peta Buku—xii
Pengantar Ahli—xv
Pengantar Penerbit—xxiii
Prakata—xxv
Hukum 1 : Jangan Pernah Tampil Lebih Cemerlang dari Atasan Anda—1
Hukum 2 : Jangan Pernah Terlalu Memercayai Teman, tetapi Pelajarilah Cara untuk
Memanfaatkan Musuh—5
Hukum 3 : Sembunyikan Niat Anda—10
Hukum 4 : Senantiasalah Berbicara Lebih Sedikit dari yang Diperlukan—15
Hukum 5 : Ada Banyak Hal yang Bergantung pada Reputasi—Jagalah Reputasi
Anda dengan Nyawa Anda—20
Hukum 6 : Pikatlah Perhatian Berapa pun Harga yang Harus Dibayar—25
Hukum 7 : Buatlah Orang Lain Bekerja untuk Anda, tetapi Keraplah Tuai Pujian atas
Kerja Keras Mereka—30
Hukum 8 : Usahakan agar Orang Lain Mendatangi Anda—Gunakan Umpan bila
Perlu—35
Hukum 9 : Raihlah Kemenangan Melalui Tindakan Anda, Alih-Alih Perdebatan—40
Hukum 10 : Infeksi: Hindari Orang-Orang yang Tidak Bahagia dan Tidak
Beruntung—45
Hukum 11 : Belajarlah untuk Membuat Orang Tetap Bergantung pada Anda—50
Hukum 12 : Gunakan Kejujuran dan Kemurahan Hati Selektif untuk Menenangkan
Korban Anda—55
Hukum 13 : Ketika Memohon Bantuan, Mintalah atas Dasar Kepentingan Pribadi
Orang Lain, Bukan atas Belas Kasihan atau Rasa Utang Budi —60
Hukum 14 : Berperanlah sebagai Kawan, Bergeraklah sebagai Mata-Mata—65
Hukum 15 : Habisi Musuh-Musuh Anda Sepenuhnya—70
Hukum 16 : Manfaatkan Ketidakhadiran Anda untuk Meningkatkan Penghormatan
dan Kehormatan—75
Hukum 17 : Buat Orang Lain Berada dalam Kondisi Penuh Ketegangan: Tanamkan
Suasana yang Tak Terprediksi—80
Hukum 18 : Jangan Membangun Benteng untuk Melindungi Diri Sendiri—Isolasi Itu
Berbahaya—85

Hukum 19 : Ketahuilah Orang-Orang yang Anda Hadapi—Jangan Menyinggung
Orang yang Salah—90
Hukum 20 : Jangan Berkomitmen Kepada Siapa pun—95
Hukum 21 : Berpura-puralah Bodoh untuk Menangkap Orang Bodoh—Tunjukkan
Kesan bahwa Anda Lebih Bodoh dari Sasaran Anda—101
Hukum 22 : Manfaatkan Taktik Menyerah—Ubah Kelemahan Menjadi
Kekuatan—106
Hukum 23 : Pusatkan Kekuatan Anda—111
Hukum 24 : Berperanlah sebagai Penghuni Istana yang Sempurna—116
Hukum 25 : Ciptakan Kembali Diri Anda—122
Hukum 26 : Jagalah Tangan Anda Tetap Bersih—127
Hukum 27 : Permainkan Kebutuhan Orang Lain untuk Memercayai Sesuatu hingga
Menjadikannya Pengikut Setia —132
Hukum 28 : Beraksilah dengan Berani—138
Hukum 29 : Rencanakanlah Sampai Akhir—143
Hukum 30 : Buatlah Pencapaian Anda Tampak Mudah —148
Hukum 31 : Kendalikan Pilihan-Pilihan Anda: Buat Orang Lain
Memainkan Kartu yang Anda Bagikan—153
Hukum 32 : Berperanlah Sesuai Fantasi Orang Lain—158
Hukum 33 : Ketahuilah Titik Kelemahan Setiap Orang—163
Hukum 34 : Jadilah Seorang Ningrat dengan Cara Anda Sendiri: Bersikaplah seperti
Raja agar Diperlakukan bak Raja—169
Hukum 35 : Kuasailah Seni Memainkan Waktu yang Tepat—174
Hukum 36 : Sepelekan Hal-Hal yang Tidak Dapat Anda Miliki: Mengabaikannya
Adalah Pembalasan Terbaik—179
Hukum 37 : Ciptakan Tontonan yang Memikat—184
Hukum 38 : Berpikirlah Sesuka Anda, tetapi Bersikaplah Sama seperti Orang
Lain—189
Hukum 39 : Aduk-Aduk Air untuk Menangkap Ikan—194
Hukum 40 : Jauhi Makan Siang Gratis—199
Hukum 41 : Hindarilah Menggantikan Kedudukan Orang yang Hebat—205
Hukum 42 : Serang Si Gembala, maka Domba-dombanya Pasti Berpencaran—210
Hukum 43 : Pengaruhi Perasaan dan Pikiran Orang Lain—215
Hukum 44 : Lucuti dan Pancing Amarah Orang Lain dengan Efek Cermin—220
Hukum 45 : Khotbahkan Perlunya Perubahan, tetapi Jangan Terlalu Banyak
Melakukan Reformasi Sekaligus—225
Hukum 46 : Jangan Pernah Tampil Terlalu Sempurna—231
Hukum 47 : Jangan Melampaui Sasaran yang Telah Anda Tetapkan; dalam
Kemenangan, Ketahuilah Kapan Waktunya untuk Berhenti—236
Hukum 48 : Jadilah Tidak Berwujud—241

Robert Greene adalah penulis buku terlaris di New York Times, The 48 Laws of Power, The Art of Seduction, The 33 Strategies of War, dan The 50th Law. Selain memiliki pengikut yang solid di dunia bisnis dan pengikut yang erat di Washington, DC, buku-buku Greene dipuji oleh semua orang mulai dari sejarawan perang hingga musisi terbesar di industri ini (termasuk Jay-Z dan 50 Cent). Greene kuliah di U.C. Berkeley dan University of Wisconsin di Madison, di mana ia menerima gelar sarjana di bidang studi klasik. Saat ini dia tinggal di Los Angeles.

Kutipan dalam Buku
● Jadi, kita perlu menunjukkan kehalusan—bersikap menyenangkan, tetapi licik; demokratis, tetapi penuh tipu daya.
● Siapa pun yang berusaha menjadi baik sepanjang waktu pasti akan menemui kehancuran di antara banyak orang yang tidak baik.
● Jangan membodohi diri dengan berpikir bahwa kehidupan telah banyak berubah sejak zaman Louis XIV dan keluarga Medici.
● Semua orang memiliki perasaan tidak aman. Ketika Anda menunjukkan diri kepada dunia dan memamerkan bakat Anda, secara alami Anda mengundang segala jenis kebencian, iri hati, dan manifestasi rasa tidak aman lainnya.
● Masalahnya adalah Anda sering kali tidak mengenal teman Anda sebaik yang Anda bayangkan.
● Ketahuilah cara memanfaatkan musuh demi keuntungan Anda sendiri. Anda harus belajar memegang pedang bukan dari bilahnya yang akan menyayat Anda, tetapi peganglah dari gagangnya yang memungkinkan Anda mempertahankan diri.
● Buatlah agar orang lain kehilangan keseimbangan dan tetap berada dalam
kegelapan karena tidak pernah mengetahui tujuan di balik tindakan Anda.
● Semakin banyak Anda berkata-kata, semakin besar kemungkinan Anda mengatakan sesuatu yang bodoh.
● Pastikan tak ada yang dapat menyangkal reputasi Anda. Selalu waspada terhadap potensi serangan dan gagalkan sebelum itu terjadi. Sementara itu, belajarlah untuk menghancurkan musuh Anda dengan membuka lubang pada reputasi mereka sendiri.

Apa Kata Mereka Tentang Buku Ini?

Kekuasaan itu dicari, tetapi sekaligus dibenci, ditakuti, namun membuat ketagihan, ketika sudah digenggaman. Kekuasaan itu diperlukan, tetapi juga berbahaya untuk kehidupan. Greene melihat sisi ambivalen dari kekuasaan ini, dan mengembangkan secara rinci beragam metode tidak hanya untuk merebutnya, tetapi mempertahankannya, dan mengembangkannya. Ia adalah seorang realis di tengah dunia yang malu-malu merindukan kekuasaan, dan cenderung bersembunyi dibalik selimut moralitas dangkal. Buku wajib bagi mereka yang melihat arti penting kekuasaan, dan tak ragu untuk merebutnya.
—Reza A.A Wattimena, Pendiri Rumah Filsafat, Pengembang Teori Kesadaran,
Agama dan Politik

“Anda ingin punya kuasa? Ingin lebih dikenal? Ingin tidak mudah dimanipulasi? Inilah yang dapat Anda pelajari melalui buku ini. Namun, tetaplah bijaksana dalam mencerna buku ini.”
—Christopher Obadiah, Content Creator

“Bagaikan pisau bermata dua, buku ini brilian sekaligus berbahaya. Wajib dibaca!”
—Zullfikri Ensa Putra, Digital Creator

“Mengajarkan Anda cara menipu, menyamar, berpura-pura, bertarung, dan memajukan tujuan Anda di dunia modern. —Independent on Sunday

“Diteliti dengan luar biasa.” —Daily Telegraph

“Akhirnya ada buku untuk membantu Anda menyusun rencana menuju puncak
kekuasaan.” —Daily Express

“Kelas master untuk para machiavelli.” —Robert Harris, Sunday Times

“Machiavelli memiliki saingan baru. Dan Sun Tzu sebaiknya berhati-hati. Greene… telah menyusun daftar perilaku ambisius. Membaca daftar isinya saja sudah cukup untuk membangkitkan sedikit nafsu di kantor.”—New York Magazine

“Memikat. . . terpelajar. . . mempesona. Sebuah buku primer yang masam untuk orang-orang yang sangat ingin menjadi yang teratas.” —People Magazine

“Seorang pewaris Pangeran Machiavelli. . . jiwa-jiwa yang lebih lembut akan menganggap buku ini menakutkan, mereka yang kompas moralnya hanya berorientasi pada kekuasaan akan mendapatkan vade mecum yang sempurna. “ —Publishers Weekly

“Sangat padat dan sastrawi, dengan contoh-contoh fantastis dari para pemain
kekuasaan yang jenius.” —Allure

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Versi Ringkas 48 Laws of Power”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buku Rekomendasi